Wednesday, June 13, 2012

A dan B Itu Berbeda Begitu Pula C dan D



Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Dulu jaman SD, sering banget ngedenger kalimat itu. Mau di pelajaran sejarah, PPKN, PSPB, apapun ada aja itu kalimat terselip. Semangat P4 kali yah jadi harus di sebar terus. Sekarang kok rasa-rasanya keadaannya terbalik yah sama kalimat diatas yang di petik dari pancasila, sekarang banyak banget perperangan agama, RAS terus diaman donk berbeda-beda tetapi tetap satu juanya?

Contohnya yang terkecil aja nih yah, masalah penetapan tanggal Hari Raya Idul Fitri, ada yang bilang tanggal A, ato ada juga yang bilang tanggal B bikin kita yang mau ngerayain bingung kapan kita ngerayain. Itu yang dari dalem agama, yang dari luar juga banyak contohnya.

Pernah gak sih kesel sama orang yang bertanya tentang apa agama kita? Ada masalah apa sama agama yah tuh orang-orang yang nanya, agama itu masalah yang sungguh sangat pribadi, bahkan untuk bertanya rasanya dosa banget, apalagi buat bilang bahwa agama kita yang terbaik dan kamu yang diluar agama itu harus ada di agama kita. Huh! Itu namanya semacam gak manusiawi.

Kangen rasanya bisa beragama dengan bebas, dan tidak ada saling ganggu antara agama yang satu dengan yang lain, senang rasanya kalo Aku bisa menghormati kalian yang beragama diluar aku, dan aku bisa menghormati kalian yang memiliki agama lain, tapi kadang kenyataannya sering abnget gak sejalan sama apa yang kita harepin. Masih aja ada orang-orang frontal yang meminta dengan sangat keras, tanpa mempertimbangkan perasaan yang diminta.

Keinginan untuk saling menghormati rasanya menjadi sesuatu yang sia-sia ketika kita sendiri ngerasa tidak dihormati, tapi sebagai manusia kadang kita nganggep hal itu cukup manusiawi.


No comments:

Post a Comment